![]() |
| Aksi Reog Ponorogo di kawasan RW13 Medayu Utara — Medokan Ayu mulai sekitar Pk.01.00 hingga pk. 17.00 WIB. Foto oleh Karang Taruna. |
MEMPERINGATI HUT RI ke-80, Reog Ponorogo beraksi di kawasan RW13 sejak sekitar Pk.13.00 pada Minggu, 24 Agustus. Namun, ini bukan gawe dari ke-RW-an. Melainkan gelaran dari RT03 RW13 RW13 Medayu Utara — Medokan Ayu.
Hal ini dampak dari kesepakatan antar RT/RW terkait kegiatan ekstra yang menjadi tanggung jawab lingkungan bersama seperti merayakan hari kemerdekaan.
"Di RW13 telah didapat kesepakatan. Tahun ini yang menjadi tanggung jawab RW hanya upacara bendera. Kegiatan Agustusan menjadi tanggung jawab seluruh RT, yang terdiri dari 6 RT", kata ketua RW13 Khoirul Chuluk.
Sedangkan pada tahun 2026, dikatakan, penyelenggara Agustusan berbalik berada di pundak Ke-RW-an. Sementara seluruh RT libur, terkecuali malam Tirakatan. Masing-masing RT tetap menyelenggarakan.
Dari kesepakatan itu, yang menjadi tanggung jawab ke-RW-an sebagaimana dalam arsip pemberitaan berjudul,"Peringati HUT RI ke-80, RW13 Medayu Utara — Medokan Ayu Usai Upacara Bendera Ziarah dan Tabur Bunga di makam sesepuh "Mbah Abdul Hamid""
Pada kegiatan Minggu, 24 Agustus ini, dari sebanyak 6 RT bersepakat tahun ini RT03 RW13 yang berada di depan. Di antaranya memutuskan adanya pertunjukkan Reog Ponorogo.
Disamping itu, sejak pagi kegiatan yang diawaki RT03 ini, berlangsung pula kegiatan Senam, hiburan (elektone) dan DoorPrize. "Senam oleh RT03 ini juga terbuka umum", tandasnya.
Dalam kegiatan senam itu juga difasilitasi pula cek kesehatan gratis.
Usai senam warga juga dapat menikmati kuliner — makanan minuman kegiatan usaha UMKM warga RT03. Disini sekaligus memupuk kebersamaan sebagai warga satu kawasan.
Dalampada itu, pertunjukkan Reog Ponorogo ini sekaligus wahana gebyar bagi tim Reog Ponorogo yang berbasis di RW03 Wonoayu, yang secara rutin telah aktif latihan.
MULTIDIMENSIONAL
Menggelar Reog Ponorogo di HUT RI ini, berdasarkan catatan, memiliki manfaat multidimensional yang relevan untuk dihadirkan.
Pemilihan Reog Ponorogo mencakup pelestarian budaya, penguatan sosial, stimulasi ekonomi, dan promosi budaya Indonesia.
Dengan terus mendukung dan menginovasi pertunjukan Reog, masyarakat dapat memastikan bahwa warisan budaya ini tetap hidup dan relevan untuk generasi mendatang.
Dengan demikian, menggelar kesenian Reog Ponorogo tidak hanya sekadar pertunjukan hiburan. Aktivitas ini juga membawa berbagai manfaat yang signifikan bagi masyarakat, budaya, dan sosial ekonomi.
ASHAR REOG REHAT
Memasuki jadwal sholat Ashar pertunjukan Reog Ponorogo rehat. Panitia juga mempersilahkan para undangan menikmati hidangan.
![]() |
| Tamu dari RW02 Ketua RT03 Teguh Santoso (kiri) menikmati hidangan, bersama Ketua RT01 RW13 Ny. Suprapti (kanan). |
![]() |
| Tamu dari pengurus lingkungan RW15 Sumarno Wondo |
![]() |
| Koordinator Keamanan RW13 Sosok Marinir Pujo Puji menemani tamu rehat makan. |
AKHIR ACARA
![]() |
| Tampilan di akhir acara |
![]() |
| Undangan mulai berdiri |
![]() |
| Kesempatan bergambar bersama kaum peduli lintas RW dan Babinsa di akhir acara. |
s
Kumpulan video pendek kegiatan HUT RI ke-80 Pentas Seni & Budaya pada Minggu, 24 Agustus 2025.
(EkstraMedokanAyu)





.jpg)

.jpg)










.jpg)

